Yayasan Kesehatan Perempuan

Hapus Pasal Kontrasepsi di RKUHP

Dua pasal dalam Rancangan KUHP yang mengatur tentang alat pencegah kehamilan, yakni pasal 481 dan 483 diusulkan dihapus.

Yayasan Cipta Cara Padu (YCCP) menilai pasal tersebut berpotensi terhadap over-kriminalisasi, kontraproduktif dengan program Keluarga Berencana, serta penanggulangan infeksi menular seksual dan HIV/AIDS.

Kesehatan Perempuan

Pemikiran tentang hak-hak reproduksi perempuan merupakan perkembangan serta keterkaitan terhadap hak-hak asasi manusia. Dalam perkembangannya—konsep hak-hak asasi manusia dapat dibagi dalam dua ide dasar. Pertama pandangan yang berpijak pada keyakinan bahwa tiap manusia lahir dengan hak-hak individu yang tidak dipisahkan darinya, dan kedua pandangan yang menekankan kewajiban masyarakat dan negara untuk menjamin tidak saja kebebasan dan kesempatan bagi warga negara, tetapi juga memastikan bahwa warga negara mampu memperoleh, melaksanakan kebebasan, dan apa yang menjadi haknya.

Perempuan Terdidik

Pendidikan bagi perempuan masih saja dianggap tabu. Masih saja berfikir—untuk apa perempuan berpendidikan—mereka berpikir setinggi apapun perempuan mengenyam pendidikan, maka pada akhirnya akan bermuara juga ke dapur. Hal ini membuat masyarakat berfikir bahwa pendidikan yang tinggi tidak terlalu penting bahkan dianggap tidak perlu bagi perempuan, khususnya bagi masyarakat yang masih awam dalam mengenal pendidikan serta masih mempertahankan budaya patriarki.

Jangan Merendahkan Martabat Perempuan

Siapapun kamu, entah perempuan atau laki-laki, sadarkah kamu bahwa terkadang kita sering merendahkan kaum perempuan. “Apakah kamu tidak ingat perempuan-perempuan yang baik dan berjasa dalam hidupmu hingga saat ini?”

Ibu, Kakak, Adik, Tante, Guru, Nenek, atau juga teman-teman perempuanmu…

Oleh karena itu, mari kita mulai dari sekarang kita belajar sedikit tentang bagaimana cara menghargai perempuan.

Pernikahan Dini

Pernikahan pada umumnya dilakukan oleh orang dewasa dengan tidak memandang pada profesi, agama, suku bangsa, miskin atau kaya, tinggal di desa atau di kota. Usia perkawinan yang terlalu muda mengakibatkan meningkatnya kasus perceraian karena kurangnya kesadaran untuk bertanggungjawab dalam kehidupan berumah tangga bagi suami istri.

Pernikahan Dini: “Kebahagiaan Sesaat, Sengsara Sepanjang Masa”

“KAPAN nikah?”

“Kapan kawin?”

“ Sudah umur berapa, kok belum punya pendamping?”

Tiga kalimat tanya di atas menjadi pertanyaan paling lumrah yang kerap diutarakan orang tua, keluarga, teman, dan tetangga saat melihat dara dan lajang yang sudah berumur tapi belum juga berumah tangga.

Evaluasi Total Direksi Dan Dewas BPJS Kesehatan

Tepat tiga tahun masa pemerintahan Jokowi, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai tidak memuaskan masyarakat.

Berdasarkan survei Koordinasi Nasional Masyarakat Peduli Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Kornas MP BPJS) di wilayah pelayanan BPJS Kesehatan se-Indonesia, menunjukkan program JKN banyak dikeluhkan pada pelayanan RS mitra BPJS.

Catahu 2017 Komnas Perempuan,

Kekerasan di ranah personal tertinggi.

Komnas Perempuan membeberkan Catatan Tahunan (Catahu) Tahun 2017. Dalam laporan itu disebut ada 259 ribu kasus kekerasan terhadap perempuan di seluruh Indonesia.